FILM

Mencari Inspirasi dari Film Biopic Susi Susanti

Film Susi Susanti ternyata adalah jawaban dari unggahan foto Laura Basuki di Instagram beberapa waktu lalu. Laura diketahui pernah memposting foto dirinya mengenakan jaket berwarna merah putih yang membuat orang teringat akan penampilan khas atlet bulu tangkis. Aktris cantik tersebut ternyata memang didapuk untuk membawakan peran atlet bulutangkis legendaries Susi Susanti dalam film biopic berjudul Susi Susanti: Love All.

Film ini digarap oleh SimF yang sebelumnya sudah berpengalaman dalam produksi video klip music serta iklan televisi. Film biopic ini adalah debutnya dalam menggarap film layar lebar. Walaupun agak kaget saat diajak bekerja sama oleh produser film ini, yaitu host Daniel Mananta, tapi toh Sim menyanggupinya. Dirinya mengaku bahwa produksi film ini membutuhkan waktu yang panjang serta perjuangan yang cukup berat, apalagi dirinya sebagai debutan.

Synopsis singkat film Susi Susanti: Love All

Film ini akan mengangkat kisah hidup Susi Susanti untuk menginspirasi masyarakat Indonesia secara umum. Di sini penonton akan dibawa untuk melihat kehidupan atlet kebanggaaan Indonesia ini mulai dari masa kecil hingga kesuksesannya meraih medali emas di ajang Olimpiade. Segudang prestasi yang berhasil dicapainya membuat wanita tangguh ini berhasil menjadi ikon olahraga bulu tangkis Indonesia.

Sampai sekarang dirinya tak pernah jauh dari bidang olahraga ini. Pensiun sebagai atlet, Susi melanjutkan passion-nya sebagai pelatih demi mencetak anak-anak muda berbakat untuk menjadi penerusnya. Pada foto yang sempat diunggah oleh Laura, terlihat Susi tengah menyerahkan obor kepada aktris tersebut. Hal ini dapat pula diartikan bahwa prestasinya harus berlanjut kepada generasi berikutnya, tak hanya bagi para atlet, siapa pun bisa menjadi juara asalkan bersedia berjuang keras.

Turut diangkat pula dalam film tersebut konflik karier Susi Susanti yang berhubungan dengan kondisi negara yang tengah dalam masa peralihan dari orde baru menuju reformasi. Pada saat itu PBSI berada di bawah kepemimpinan Tri Sutrisno. Selain itu ada pula kisah cinta Susi dengan sesama atlet peraih medali emas Olimpiade, Alan Budikusuma.

Laura Basuki akui tak temui kesulitan

Meskipun harus menjalani latihan berat untuk mempelajari teknik bermain bulu tangkis dengan baik, Laura mengaku tak terlalu mendapat kesulitan berarti saat berakting dalam film ini. Tantangan paling berat diakuinya adalah olahraga fisik serta belajar bermain badminton. Laura mengatakan karena dirinya tak mempunyai dasar seorang atlet sama sekali.

Aktris berwajah oriental tersebut hanya mempunyai waktu 5 bulan latihan untuk melakukan adegan-adegan badminton dengan lihai. Dirinya dibantu oleh personal trainer professional serta Liang Chiu Sia, mantan pelatih Susi Susanti. Dalam satu hari Laura harus berlatih fisik dan badminton hingga 6 jam.

Film ini juga dibintangi oleh sederet actor terkenal, yaitu Lukman Sardi, Dion Wiyoko, Rafael Landry Tanubrata, dan Kelly Tandiono. Susi Susanti: Love All sempat berulang kali mengalami perubahan jadwal, mulai dari bulan Februari, namun kemudian diundur di bulan Agustus, namun kembali ada perubahan hingga akhirnya disepakati bahwa jadwal rilis film ini yang paling pas adalah di tanggal 24 Oktober 2019. Alasannya karena hari itu bertepatan dengan momen Sumpah Pemuda sehingga spirit kebangkitan anak muda akan semakin terasa dengan menyaksikan film tersebut. Sumpah Pemuda adalah ikrar sebagai satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa Indonesia. Ini sebagaimana pernyataan Daniel Mananta sebagai produser eksekutif dari DAMN! I Love Indonesian Movies.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*